Kamis, 11 September 2014

Fang Sen (Pelepasan Makhluk Hidup)


Fang Sen sesungguhnya merupakan tindakan untuk menebar cinta kasih kepada semua makhluk. Kita dengan melepas makhluk tersebut ke alam bebas maka kita telah menebarkan cinta kasih. Perbuatan ini merupakan perbuatan yang sangat positif untuk melatih diri kita melakukan perbuatan baik dengan memunculkan benih cinta kasih. Fang Sen yang dilakukan sesungguhnya didasari pada harapan agar semua makhluk hidup berbahagia dan bebas dari penderitaan.



  
Biasanya melepaskan makhluk hidup berupa burung, ikan, belut, kura-kura, dsb.



Menurut buku “ Cerita Kebijaksanaan Buddhis “Penerbit ‘Sri Manggala’.
 Doa Buddhis Bahasa Indonesia untuk Fangshen, adalah sebagai berikut :

Namo Tassa Bhagawato Arahato Sammasambuddhassa.
Aku berlindung kepada Buddha, Dharma dan Ariya Sanggha.
Kepada para Bodhisattwa dan para Dewa dimana pun berada.
 


Pada saat ini, saya mau melepaskan mahkluk hidup … (ikan, belut, kura-kura, burung, dll), semoga mereka terbebas dari penderitaan dan akhirnya berbahagia.  


Dengan ini semoga karma baik yang saya lakukan, dapat mengurangi karma buruk saya di masa lalu, yang pernah membunuh, menyiksa, dan menyakiti mereka (makhluk hidup). 


Semoga karma baik saya segera berbuah kesehata, kebahagiaan, kesuksesan, keselamatan, bebas dari marabahaya, celaka, penyakit, terhindar dari musibah dan bencana alam.  

Akhirnya semoga karma baik ini mengantarkan saya bisa tercapai segala cita-cita luhur sesuai Dharma.

 

Semoga saya memiliki keyakinan yang kuat kepada Buddha, Dharma dan Ariya Sanggha hingga kelak saya dapat meraih kebahagiaan tertinggi Nibbana. 


Saya berterima kasih atas pertolongan dan bantuan para Bodhisattwa dan para Dewa juga semua makhluk. 
Sabbe satta bhavantu sukhitatta.
Semoga semua makhluk hidup berbahagia. Sadhu.


Semoga Doa itu sampai ke surga.....^^



Free, Crazy, Happy at the same time (Bandung)

1. Dusun Bambu 
Berlokasi di Kolonel Masturi KM 11 Bandung, satu arah dengan beberapa tempat wisata seperti Kampung Gajah, dan berdekatan dengan Universitas Advent. Papan petunjuk arah ke Dusun Bambu ada di beberapa lokasi, walaupun terkadang kurang terlihat jelas.
Setiba di lokasi kita akan menjumpai pemandangan alam yang masih asri dan menyejukkan mata serta udara yang bersih. Terdapat tugu yang terbuat dari bambu sebagai lokasi untuk menaik-turunkan pengunjung. Dari shelter tersebut kita dapat memilih untuk berjalan kaki ke lokasi utama atau menunggu kendaraan shuttle yang akan mengantarkan pengunjung ke atas tanpa dipungut biaya. Mobil ini berhiaskan bunga warna warni, unik.









2. De' Ranch
Dengan membayar karcis 8000 anda sudah bisa masuk dan menikmati wisata disana, selain itu uang anda yang tadi akan ditukar dengan satu minuman juga.
wisata alam yang menyajikan nuansa peternakan dan kuda masih menjadi hewan pekerja yang utama seperti pada jaman cowboy. Anda dapat menikmati suasana peternakan sambil menunggang kuda dengan menggunakan kostum cowboy, lahan hijau dan banyak aktifitas lainnya yang dapat Anda lakukan bersama keluarga.









3. Floating Market
Floating Market Lembang yang beralamat di Jalan Grand Hotel No. 33E
menawarkan keunikan berupa wisata pasar terapung, serta alam pedesaan yang asri dan sejuk, dilengkapi dengan segala keunikan yang dimilikinya.













Kamis, 04 September 2014

Peringatan Setahun meniggalnya Ema Ku (Tradisi Keturunan Tionghoa)

1. Ema dikasih rumah2an untuk dialam sana... (ga tau deh nyampe apa kaga)

2. Ada TV juga buat ema nonton sinetron,,, hahahhaa

3. Kotak Baju, Uang, Emas Batangan,,, wooowwww

4. Peralatan masak beserta bumbu dapur.

5. ini alm Kukuh (Han Tay Koang)

6. Itu siapaa yaaa??? LOL

7. Yang kiri itu tetangga namanya alm. Andri Wijaya


8. Meja Sembahyang.

9. Kukuh Sembayang ke ema.

10. Boneka yang duduk itu katanya mewakili ema.

11. Sebelum masuk ke rumah yang tadi, pas jam 12 malem si ema di siope'in mo naik perahu atau joli/tandu...

12. Yuupppp, ternyata ema milih tandu,,,, hahahhha



13. Ema digotong pakai tandu sama kukuh & mama.







14. Finally Ema pun sudah ada didalam rumah..




15. Setelah masuk tandu Rumah2an beserta perabotan yang lainnya di bakar u/ dikirim ke alam sana...


16. pada saat di bakar,, ema nya di panggil2 (emaaa... emaaa... kita main yukkk... hehehe #kidding) ,,, katanya biar boneka nya jatuh nunduk ke depan,,, katanya kalo nunduk kedepan artinya si ema akan memberkati keturunannya...





17. Acara pun selesai....^^


Semoga alm Ema. Tjan Ok Nio Terlahir dialam berbahagia...^^